Posts

Kenali Siklus Datang Bulan, yuk!

Hi Girls!

Kali ini aku akan bahas mengenai ‘datang bulan’ atau ‘haid’ yang merupakan istilah umum untuk menstruasi di Indonesia.

Cerita sedikit boleh, kan? Hehehe.
Jadi aku sendiri termasuk sebagian perempuan yang kalau haid itu nyeriii banget. Aku punya temen yang kalau haid gak sakit sama sekali. Dan aku juga punya temen yang nyerinya parah banget, sampai dia harus konsumsi jamu.

Karena melihat perbedaan-perbedaan kita itu, aku jadi penasaran cari ilmu tentang menstruasi. Dan sekarang aku mau share ke kamu juga.

Menstruasi merupakan hal yang dialami perempuan setiap bulannya, namun ternyata masih banyak yang belum memahami ilmu tentang hal tersebut.

Haid umumnya pertama kali dialami oleh perempuan pada usia sekitar 11 sampai 14 tahun. Sedangkan berhentinya haid sepenuhnya, yang disebut ‘Menopause’ akan kamu alami di usia 40 sampai 50 tahun.

Nah, aku bakal kasih tahu kamu beberapa hal penting yang perlu  diketahui tentang menstruasi.

  1. Kenapa wanita mengalami menstruasi?

Menstruasi terjadi akibat ovulasi, dimana setiap bulannya salah satu ovarium akan melepaskan sel telur. Bila sel telur tidak dibuahi, tubuh akan meluruhkan lapisan dinding rahim yang telah menebal dalam wujud darah menstruasi.

  1. Berapa lama biasanya satu periode menstruasi?

Biasanya perempuan mengalami haid sekitar 2 sampai 7 hari. Lamanya haid juga berbeda-beda. *pasti bersyukur kalau yang haidnya sebentar ya, sis ;p

  1. Berapa jangka waktu antara periode menstruasi?

Cara menghitung siklus menstruasi adalah dari hari pertama periode menstruasi, sampai dengan hari pertama menstruasi selanjutnya. Tetapi jangka waktu siklus ini berbeda-beda bagi setiap perempuan. Kisaran waktu pada umumnya adalah 21 sampai dengan 35 hari.

  1. Pentingnya melacak siklus mentruasi kamu

Tidak semua wanita mengingat tanggal haidnya. Padahal ternyata ini penting, lho. Kamu harus melacak siklus menstruasi kamu setiap bulannya, agar kamu tahu siklus mens kamu normal atau tidak.
Siklus haid yang tidak normal belum tentu menandakan masalah yang serius. Namun pada sebagian orang, itu merupakan pertanda adanya masalah kesetahan.

  1. Nyeri saat haid itu normal atau tidak?

Lebih dari 50% wanita mengalami nyeri atau kram perut bawah saat hari-hari pertama haid. Kondisi ini disebabkan oleh keluarnya zat kimia prostaglandin, yang memicu kontraksi pada otot rahim. Kondisi ini siebut dengan ‘dismenore’. Jadi rasa sakit saat haid tidak bisa dihindari, karena itu adalah efek ketika tubuh mengeluarkan lapisan dinding rahim yang berlebih.

6. PMS itu mitos atau fakta?

Beberapa waktu yang lalu, viral seorang laki-laki muda di media sosial yang menyepelekan PMS. Video tersebut berakhir dengan serangan balik dari para netizen wanita. Hahaha.

Jadi PMS itu merupakan kepanjangan dari ‘Premenstrual Syndrome’ atau sindrom prehaid. Dan 3 dari 4 wanita mengalami hal tersebut. Keluhan yang umum terjadi adalah sakit kepala, kelelahan, perut kembung, dan yang terakhir mudah emosi. Jadi itu benar, guys. Hormon bisa mempengaruhi kondisi emosional juga.

  1. Ciri-ciri haidmu tidak teratur, serta penyebabnya

Gejala haid tidak normal yang dialami wanita berbeda-beda. Diantaranya tidak ada perdarahan sama sekali, hanya keluar sedikit flek, siklus yang terjadi kurang dari 21 hari atau lebih dari 35 hari, melewatkan tiga atau lebih siklus menstruasi berturut-turut, aliran menstruasi yang jauh lebih deras atau lebih ringan dari biasanya, serta periode menstruasi yang berlangsung lebih dari tujuh hari. Kamu juga perlu waspada jika haid disertai nyeri, kram, mual, atau muntah, serta jika kamu mengalami pendarahan atau bercak yang terjadi di luar siklus.

Hal-hal tersebut bisa dipicu oleh beberapa faktor. Diantaranya olahraga berat dan intens, stress berat, atau penggunaan KB hormonal. Siklus tidak normal juga bisa jadi merupakan efek samping dari penyakit tertentu.

  1. Siklus haid tidak normal, apa namanya?

Biasanya wanita akan mengalami siklus yang tidak normal ketika ‘perimenopause’. Transisi ini berlangsung sekitar 4 sampai 10 tahun sebelum wanita mengalami menopause.

Namun jika kamu belum mencapai usia tersebut, maka ada kemungkinan kamu mengalami gangguan menstruasi.

Jika kamu tidak mengalami menstruasi selama 90 hari atau lebih, kondisi ini disebut ‘Amenore’.
Jika usia kamu sudah 15 tahun tapi kamu belum mengalami menstruasi, kamu juga termasuk mengalami ‘Amenore’.

Jika kamu menstruasi dalam beberapa waktu sekali tetapi sangat jarang, kondisi kamu disebut ‘Oligomenore’.

Jika saat menstruasi kamu merasakan nyeri serta kram perut yang parah, kamu mengalami ‘Dismenore’.

Nah itu dia hal-hal penting yang perlu diperhatikan oleh kita, para wanita. Sudah paham kan pentingnya melacak siklus menstruasi kamu? Hari gini gampang banget lho buat kita mengingat siklus menstruasi. Cukup lewat smartphone kamu, pake aplikasi Halodoc yang lengkap banget featurenya. Kamu tinggal gunakan aja yang namanya Period Tracker. Disitu kamu bisa isi menstrual calendar kamu. Jadi ga ada alasan lagi buat lupa tanggal haid kamu dan gak ngeh kalau siklus haidmu tidak normal, ya girls. 🙂

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

COVID-19

Corona Virus is impacting the world